Comparison Of The Effectiveness Of Pear (Pyrus Communis) And Minute (Cucumis Sativus L) On Ph Saliva At The Panti Asuhan Cinta Kasih Foundation Teluk Dalam In 2021
Keywords:
Pears, Cucumbers, Saliva Ph, Effectiveness.Abstract
Caries is a common dental and oral disease. The main etiology of caries is plaque. Chewing fibrous fruits can prevent plaque accumulation, by increasing the pH of saliva, one of which is eating pears and cucumbers. The purpose of this study was to determine the difference in the effectiveness of consuming pears with cucumbers on increasing salivary pH at the Cinta Kasih Orphanage Foundation, Teluk Dalam District. This type of research is a quasi-experimental design with a pretest and posttest control group. The number of samples is 60 people who live in the Cinta Kasih Orphanage. Data were analyzed by statistical test T Test. Based on the results of the statistical paired t test, the average salivary pH before chewing pears was 6.94±0.53 after 7.44±0.42 with a mean of 0.50±0.11. Meanwhile, the average pH of saliva before chewing cucumber was 6. 81±0.22 after 7.02±0.16 with a mean of 0.16±0.21. The results of the independent statistical test t test obtained p values = 0.007 and 0.037, which means that there is a difference between chewing pears and cucumbers in increasing salivary pH. The conclusion of this study is that consuming pears has a higher effectiveness than cucumbers in increasing salivary Ph.
Downloads
References
5. Reference
Afrina., Chismirina, S., Amirza, N.S. 2018. Change In Saliva Ph Before and After Consuming Banana “Buah Pisang Ayam†on Unsyiah Dental Student Grade 2014. Cakradonya Dent J, 10(1), 44-8.
Ahmad, R., Astiningrum, M., Susilowati, Y. E. 2016.Pengaruh Macam Lanjaran dan Mulsa Pada Hasil Mentimun Var. Oris (Cucumis sativus, L.).Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 1 (1) : 38 – 43.
Alhamda, S. 2011. Status Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Status Karies Gigi (Kajian Pada Murid Kelompok Umur 12 Tahun Di Sekolah Dasar Negeri Kota Bukit Tinggi. Berita Kedokteran Masyarakat. Vol 27, No 2. Juni 2011.
Aljufri; and Y. Sriani. 2017. Perbedaan indeks debris mahasiswa mengunyah buah apel, nanas dan belimbing di JKG Poltekkes Kemenkes Padang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas 12(1): 16-22.
Andrie, K.L., Napitupulu, M., Jannah, N. 2015.Respon Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) terhadap Jenis Poc dan Konsentrasi yang Berbeda.Jurnal AGRIFOR, 14(1), 15-26.
Arsyad.2018. Pengaruh Penyuluhan terhadap Pengetahuan pada Murid Kelas IV dan V SD. Media Kesehatan Gigi, 17(1), 61-72.
Cahyati, W.H. 2013.Konsumsi Pepaya (Carica papaya) dalam Menurunkan Debris Index.J Kesehatan Masyarakat, 8(2), 127-36.
Cahyono, B. 2003.Timun. Semarang: Aneka Ilmu.
Cempaka, A; S. Santoso; and L. Tanuwijaya. 2014. Pengaruh metode pengolahan (juicing dan blending) terhadap kandungan quercetin berbagai varietas apel lokal dan impor (Malus domestica). Indones J Hum Nutr 1(2):14-22.
Charde, M-S; A. Ahmed; R-D. Chakole. 2012. Apple phytochemicals for human benefits. Int J Pharmacol Res 1(2).
Erwana, A. F. 2013. Seputar Kesehatan Gigi dan Mulut. Yogyakarta: Rapha Publishing.
George, D.E., Shetty, R., Shetty, P.J., Gomes, L.A. 2017. An In Vitro Study to Compare the Effect of Different Types of Tea with Chlorhexidine on Streptococcus mutans. J of Clinical and Diagnostic Research, 11(9), ZC05- ZC07.
Hans, R., Thomas, S., Garla, B., dkk. 2015. Effect of Various Sugar Beverages on Salivary pH, Flow Rate, and Oral Clearance Rate amongst Adult. Hindawi Journal, 1(1), 1-6.
Haryani, W., Siregar, I. & Ratnaningtyas, L. A. (2016). Peningkatan pH Saliva setelah Mengunyah Buah Mentimun dan Tomat pada Siswa Sekolah Menengah pertama Negeri 2 Turi Sleman Yogyakarta. Jurnal Teknologi Kesehatan, 12(2), pp. 60 - 64
Haryani, W., Siregar, I., Ratnaningtyas, L.A. 2016.Buah Mentimun dan Tomat Meningkatkan Derajat Keasaman (pH Saliva) dalam Rongga Mulut. JRiset Kesehatan, 5(1), 21-24.
Hidayat, S., Adhani, R., Arya, I.W. 2014. Perbedaan pH Saliva Menggosok Gigi Sebelum dan Sesudah Mengkonsumsi Makanan Manis Dan Lengket Pengukuran Menggunakan pH Meter pada Anak Usia 10-12 Tahun di SDN Melayu 2 Banjarmasin. Dentino (Jur. Ked. Gigi), 2(1),: 39-45.
Imo, C., Shaibu, C., Yusuf, K.S. 2019.Nutritional Composition of Cucumissativus
L. and Solanum melongena L. Fruits.African J of Pharmaceutical Research & Development, 11(2), 145-50.
Kemenkes RI. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 2015 Tentang Upaya Kesehatan Gigi Dan Mulut.
Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Khasanah, U. 2013. Perbedaan pH Saliva Sesudah Mengkonsumsi Buah Jeruk dan Buah Pir Pada Mahasiswa Semester III Poltekkes Jurusan Keperawatan Gigi Yogyakarta. KTI
Koagouw, M. S., Mintjelungan, C. N., & Pangemanan, D. H. C. (2016). Perbandingan indeks plak gigi setelah mengunyah buah stroberi dan buah apel pada siswa SMK Negeri 6 Manado. E-GIGI, 4(2). https://doi.org/10.35790/eg.4.2.2016.14160
Mori, F., Hiraishi, N., Otsuki, M., dkk. 2012. Effect of Mastication on Flow and Properties of Saliva. Asian Pac J Dent, 12, 1-5.
Murni, T. A., & Listrianah, L. (2020). Perbandingan Mengunyah Buah Pir Madu (Pyrus Bretschneideri) Dengan Apel Fuji (Mallus Sylvestris Mill) Dalam Penurunan Skor Plak. Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM), 2(1), 30- 37.Murni, 2020. Buah pir senyawa katekin
Nurasiki, C. A., & Amiruddin, A. (2017). Efektifitas Mengunyah Buah Apel dan Buah Bengkoang Terhadap Penurunan Indeks Plak Pada Murid Sekolah Dasar. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 2(2), 80. https://doi.org/10.30867/action.v2i2.58
Panjaitan, M., Soraya, N., & Hararap, fadilah romadonna. (2020). Pengaruh Perbedaan Mengunyah Buah Stroberi (Fragaria Vesca L.) dan Buah Apel (Malus Sylvestris Mill ) Terhadap Penurunan Indeks Plak pada Anak-Anak Panti Asuhan Terima Kasih Abadi Tahun 2019. 7(1), 49–61.
Penda, P-A-C; S-H-M. Kaligis; and Juliatri. 2015. Perbedaan indeks plak sebelum dan sesudah pengunyahan buah apel. Jurnal e-Gigi (eG) 3(2).
Pratiwi, D-R; D-K-T. Putri; S. Kaidah. 2014. Efektivitas penggunaan infusum daun sirih (Piper betle Linn) 50% dan 100% sebagai obat kumur terhadap peningkatan pH dan volume saliva. Dentino 2(2):167–173.
Ramadhani, S., Chairani, S., Hesti ningsih, T. 2019.Efek Mengunyah Mentimun (Cucumissativus) terhadap Laju Alir dan pH Saliva. BDJ, 3(2), 92-5.
Ramayanti, S. & Purnakarya, I. (2013). Peran Makanan Terhadap Kejadian Karies Gigi. Jumal Kesehatan Masyarakat, 7(2), pp. 89 – 93.
Raphael, A; S. Soegiharto; E. Evacuasiany. 2019. Efektivitas berkumur ekstrak kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) 12,5% terhadap penurunan indeks plak. Sonde 2:32-43.
Susanto, H., Hanindriyo, L., 2014, Materi PHBS Dalam Kegiatan PPSMB UGM 2014, Jurnal, Universitas Gajah Mada
Taringan, S., 2017, Pasien Prostodonsia Lanjut Usia: Beberapa Pertimbangan Dalam Perawatan, Pidato Pengukuhan, Fakultas Kedokteran Gigi Sumatera Utara, medan
Yusro, D. H., Prasetyowati, S., & Hadi, S. (2021). Literatur Review Efektivitas Mengunyah Buah Berserat Dan Berair Terhadap Penurunan Skor Plak Gigi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 2(3), 484-499.


