The Relationship Of The Use Of Female Cleansing Liquid And Pantyliners To The Causes Of Whitening The Pathophys Of Adolescent Women In Hamlet Ii, Bakaran Batu Village, Batang Kuis District, Deli Serdang Regency
Keywords:
Teenageer, Vaginal discharge, Pantyliner, WhitenessAbstract
Vaginal discharge is discharge other than blood from the vaginal canal out of the ordinary, either smelly or not accompanied by local itching. According to WHO (World Health Organization) Almost all women and adolescents have experienced vaginal discharge, 60% in adolescents (15-22 years) and 40% in women (23-45 years). And as much as, 75% of Indonesian women must experience vaginal discharge at least 1 time in their life. The purpose of this study was to determine the relationship between the use of feminine hygiene fluids and pantyliners on the causes of pathological vaginal discharge in adolescent girls in Dusun II, Bakaran Batu Village, Batang kuis District. The relationship between the use of feminine hygiene fluids and pantyliners on the causes of pathological vaginal discharge in adolescent girls in Dusun II. This research was conducted from February to June with a population of 68 and a sample of all respondents and sampling using total sampling with the research instrument, namely the questionnaire. Management of data by editing, coding, tabulating, and data entry research results the majority of pathological vaginal discharge 26 respondents (65.0%) used chemical-based feminine hygiene fluids, the majority 31 (77.5%) used pantyliners which used the majority 27 (67.5) %), the study of the relationship between the use of feminine hygiene fluids to the cause of pathological vaginal discharge was obtained (OR) = 5,750% CI = 1,158-28,551 and P. value 0,044 < 0,05, the relationship between the use of pantyliners was obtained (OR) = 0,090% CI = 0,010-0,790 and P. value 0.015 < 0.05, indicating that there is a significant relationship between the use of feminine hygiene fluids and pantyliners on the causes of pathological vaginal discharge. Young women are expected not to use feminine hygiene fluids and pantyliners because they can interfere with vaginal pH, making the vagina moist, which will lead to vaginal discharge.
Downloads
References
Abrori, Hernawan Dwi Andri, Ermulyadi (2017) Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian keputihan patologi siswi SMA N 1 Simpang Hilir file:///C:/Users/Asus/Downloads/jurnal%20keputihan%20(3).pdf di akses 25 Februari 2021
Astuti Widya Dwi (2016) Hubungan penggunaan pantyliner dengan kejadian keputihan Di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta http://digilib.unisayogya.ac.id/2392/1/Dwi%20Widya%20Astuti_201510104070_NASKAH%20PUBLIKASI.pdf di akses 20 Januari 2021.
Aulia, 2 012.Serangan penyakit-penyakit khas wanita paling sering terjadi. Yogyakarta
Darmala Ezi ( 2018) Hubungan pengetahuan dan sikap remaja puti dengan kejadian flour albus pada remaja putrid di SMP Negeri 4 kuranji kecamatan guguak, file:///C:/Users/Asus/Downloads/jurnal%20keputihan%20(5).pdf di akses 1 Maret 2021
Hidayat Alimul Aziz.A. 2010. Metode penelitian kebidanan teknik analisis data. Jakarta.
Isnaniar dan Hasanah Raudatul (2018) Hubungan antara penggunaan panty liner dengan kejadian fluor albus pada remaja putrid Di SMK Muhammadiyah 2 pekan baru file:///C:/Users/Asus/Downloads/jurnal%20pantyliner.pdf di akses 19 Januari 2021
Marhaeni Ayu Gusti (2016) Keputihan pada wanita file:///C:/Users/Asus/Downloads/jurnal%20keputihan.pdf di akses 29 Februari 2021
Marlena Rini Hubungan vaginal douching dengan kejadian keputihan pada wanit usia muda file:///C:/Users/fileAsus/Downloads/jurnal%20pembersih%20kewanitaan%20(5).pdf di akses 12 Februari 2021
Masruro Annisa& Wijayanti Tri (2019) Hubungan Penggunaan Vaginal Douchingdengan Kejadian Flour Albus pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Al-Masyhuriyah Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang file:///C:/Users/Asus/Downloads/jurnal%20pembersih%20kewanitaan%20(8).pdf di akses 2 Maret 2021
Nurhasanah Diva&Wijayanti Tri(2019) Hubungan Perilaku Penggunaan Pantyliner dengan Kejadiaan Flour Albus pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Al-Masyhuriyah Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang file:///C:/Users/Asus/Downloads/jurnal%20pantyliner%20(2).pdf di akses 26 Februari 2021
Notoatmodjo Soekidjo , 2010. Metode penelitian kesehatan.jakarta
Oriza Novalita & Yulianty Roslina (2018) Faktor yang berhubungan dengan kejadian keputihan pada remaja putri Di SMA Darussalam Medan file:///C:/Users/Asus/Downloads/cairan%20pembersih%20dan%20pantyliner%20keputihan.pdf di akses 3 Maret 2021.
Proverawati Atikah & Maisaroh Siti, 2017.Menarche menstruasi pertama penuh makna. Yogyakarta Rosyid Cahya Ayu Desta, 2019. Buku ajar kesehatan reprpduksi remaja dan wanita. Yogyakarta
Shanti Ari Fit Elvika & Desy (2018) Pengetahuan remaja putri tentang pemakaian sabun pembersih kewanitaan file:///C:/Users/Asus/Downloads/286-Article%20Text-461-1-10-20191003.pdf di akses 31 Januari 2021
Suryandari Fitri Dyah & Rufaida Zulfa (2013) Hubungan pemakaian sabun pembersih kewanitaan dengan terjadinya keputihan pada wanita usia subur (WUS) Di Desa Karang Jeruk Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto file:///C:/Users/Asus/Downloads/64-Article%20Text-144-1-10-20191007.pdf di akses 3 Maret 2021
Triyani Risna & S Ardiani (2013) Hubungan pemakaian pembersih vagina dengan kejadian keputihan pada remaja putri file:///C:/Users/Asus/Downloads/29-53-1-SM.pdf di akses 3 Maret 2021 Winaris Imam Wahyu, 2010. 100 tanya jawab kesehatan untuk remaja.Yogyakarta
Yatun Helmi (2014) Hubungan antara penggunaan cairan pembersih genetalia eksterna dengan kejadian vaginosis pada remaja putrid kelas XI Di SMK 1 Samarinda Tahun 2014 file:///C:/Users/Asus/Downloads/COVER.docx---.pdf di akses 3 Maret 2021.


